bismillaah
Kembali mengingat masa lalu....
Kelas 3 SMA yang penuh penentuan. Berkutat dengan seabrek mata pelajaran. Fokus UN, SNMPTN. Musim Tryout dan jam ke O telah tiba. Seperti dikejar waktu. Ya,, namanya juga seorang pelajar, tugasnya ya belajar. Lumayan bersemangat. Pada sibuk mikir ngurus diri sendiri. Ya iyalah..hehe. Belum lagi musim ulangan, yang sehari bisa 3 ulangan. Wow. Ya itulah gambaran awal kelas 3 SMA.
Saat-saat 'galau'. Awal 2012 pada heboh yang namanya SNMPTN undangan. Kata temen saya yang berhak ikut SNMPTN undangan adalah dia yang rapor semester 3,4, dan 5 naik grafik (nilainya). Ya memang itu pengalaman kakak kelas yang dulu. Katanya seleksinya memang seperti itu. Diambil 75% perkelas (SBI). Lanjut ke pembahasan awal. Awal tahun itu, semua siswa disuruh memeriksa rapornya oleh wali kelas. Emang mau diapakan ya? Ternyata rapor itu mau dikirimkan ke provinsi buat diseleksi siapa saja yang berhak ikut SNMPTN undangan. Wah, tambah galau. Dan ini beda lagi sistem seleksinya, semua satu sekolahan diranking. Yang semester 3,4, dan 5 konsisten di 50% maka dialah yang berhak mengikuti SNMPTN undangan. Agak pesimis juga...Tetapi yang penting saya sudah bertikhtiar, tinggal Allah yang menentukannya.
Februari. Setelah lama menanti akhirnya....
Desas-desus teman-teman sekelas, katanya hari ini mau diumumumin siapa yang berhak ikut SNMPTN undangan. Jadi tambah ketar-ketir. Siang itu, guru bimbingan konseling saya masuk ke kelas. Sambil membawa lembaran kertas. Bu guru mulai membacakan hasilnya. Pas dibacakan hampir satu kelas berhak mengikuti jalur undangan semua. Alhamdulillaah ..lega nafas saya. Lalu ada seorang teman saya yang membantu membacakan hasilnya, ia merasa ada yang aneh, begitu juga saya. Dan ternyata Bu Guru saya salah membacakan hasilnya. Satu kelas riuh seperti pasar (pada g terima). Bu Guru kan juga manusia, maklumlah kalau ada salah. Diantara 32 orang ternyata hanya 10 orang saja yang ikut jalur undangan. Alhamdulillaah saya berada diantara 10 orang itu.
Saat-saat galau jurusan. Waktu itu sempet bingung juga mikir jurusan yang mau diambil apa. Juga harus mikirin prospek kerjanya (kata ummi). Ummi nyuruh saya ambil keperawatan atau apoteker. Dulu sih pas SMP ngebet pengen jadi Ahli Gizi. Tapi g dibolehin. Ya sudahlah. Kepikiran juga pengen jadi dokter spesialis kandungan (lama kuliahnya + mahal juga). Pernah juga pengen jadi bidan, jadi peneliti (biologi murni). Tak ada satupun yang berbau teknik (maklum saya tak suka yang namanya pelajaran Fisika). Dari sekian profesi saya putuskan untuk memilih jurusan keperawatan (jarang yang ngambil soalnya) kalau di sekolah saya (maklum menghindari saingan : red).
Waktu siang hari di masjid sekolah. Sambil belajar bareng sama teman satu perjuangan. Ngobrol. Ketika itu saya ditanya 'Undangan kamu mau kamu isi jurusan apa?'. Saya jawab mantab akan saya isi 'keperawatan dan biologi, Insyaa' Allah'. Dia lumayan kaget dengan saya. Dia bilang bahwa kenapa saya yang jauh-jauh sekolah di Solo hanya memilih jurusan itu. Dia menjelaskan bahwa perawat itu kan cuma pembantunya dokter g bisa lebih. Saya jawab, kan saya bisa jadi dosennya. Kemudian saya terdiam sejenak. Beberapa hari kemudian, saya jadi tambah galau. hehe, kembali saya renungkan perkataan teman saya tadi. Saya solat istikharoh minta petunjuk sama Allah. Dan selama ini, petunjuk yang saya tunggu datang. Entah bagaimanapun juga ini nyata. Ketika itu pas solat kayaknya ada yang lewat. Seperti secarik kertas yang bertuliskan :
Pilihan 1 : Farmasi (jangan menyerah)
Pilihan 2 : Biologi (berhasil)
Subhanallooh. Lantas formulir SNMPTN saya isi sesuai petunjuk tersebut. Meskipun rasa hati berat bisa diterima di pilihan 1 (sepertinya impossible). Tapi saya berusaha meyakinkan diri saya. Tak apalah. Toh kalau tak diterima kan masih ada jalur tulis, pikir saya optimis.
Penantian yang cukup lama. Yah sekitar empat bulanlah. Sering saya cerita sama teman saya Gagarin (teman SD,SMP,SMA,temen satu kost). Mengungkit masalah pilihan jurusan saya. Sepertinya farmasi itu berat soalnya banyak peminatnya. Tapi dia selalu meyakinkan saya. Lumayan juga, yang jalur undangan kuota yang diambil 160 orang (untuk farmasi). Optimis!
28 Mei 2012. Tanggal yang sakral. pengumuman SNMPTN undangan selisih dua hari dengan pengumuman UN. Siang itu 26 Mei 2012 abi ambil hasil UN saya di sekolah. Lumayan lah hasilnya. Apapun itu hasilnya..tetap saya syukuri. Ketika di perjalanan Solo-Sragen, Handphone saya getar, pertanda sms. 1 new message from Gagarin. Ternyata pengumuman SNMPTN undangan diajukan pukul 17.00 nanti. Pertama saya tidak percaya, kemudian saya cek websitenya. Dan ternyata benar kalau pengumuman SNMPTN undangan diajukan. Tambah ketar-ketir.
17.00. Berita SCTV, penyiar bilang kalau pengumuman SNMPTN undangan diajukan. Langsung saya ambil hp saya, buka opera mini. Pertama pas buka website SNMPTN- lola, loading lama..Dan.................................................akhirnya pas saya buka websitenya,
Selamat Anda Lolos Seleksi SNMPTN jalur undangan
Farmasi-U**
Kurang lebih seperti ini tulisannya
Syukur alhamdulillaah, saya nangis haru, seneng. Rasanya seperti ketiban rejeki.
---------------------------------------------------------------------------------------------
Sampai sekarang masih pengen tahu sama yang namanya farmasi. Farmasi itu meracik obat. Ya memang! Pas googling info masuk di jurusan farmasi sih, katanya banyak prakteknya, bukunya lebih tebel dari kedokteran (full inggris lagi), sereeem..juga yak, katanya juga lebih sulit dari kedokteran. Awawaw. Farmasi itu ada yang klinik (di RS kerjanya), industri (buat obat di pabrik), bahan alam (buat obat dari bahan alami- keinginan saya : red )Kata kakak sama abi, g papa g usah takut, kalau dipelajari pasti bisa. Kamu harusnya bersyukur, kasihan temen kamu yang belum dapat sekolahan. Oke. Anak Farmasi, selamat berjuang.
"Sesungguhnya orang-orang
BalasHapusyang beriman itu adalah mereka
yang apabila disebut nama Allah
gemetarlah hati mereka, dan
apabila dibacakan kepada
mereka ayat-ayat-Nya
bertambahlah iman mereka
(karenanya) dan kepada
Tuhanlah mereka bertawakkal"
(QS. al-Anfal/8 : 2)
Ya Allah, aku merinding baca tulisanmu... Selamat ya fu'.. Keep Istiqomah!!!! :D